Senin, 15 Oktober 2012

Filled Under:

GADIS BERKERUDUNG MERAH

23.30

SENIN 15 OKTOBER 2012

Sebiru hari ini, secerah sinar matahari di pagi ini, selembut angin di pagi hari dan sesemangat pula juga aku menjalani aktifitas pagi ini. Birunya langit mewarnai perjalananku menuju kampus biru di sebuah kota sebelah selatan Jakarta, tah mengapa aku tak bisa menghilangkan bayangmu dari hariku wajahmu bak pualam yang selalu mempersona orang yang melihatmu, senyummu selalu menghiasi hariku, wajahmu tak akan lekang oleh zaman, dan aku tak mengerti kenapa selalu ingin melihat wajahmu di setiap hariku. Aku tak mengerti apa arti dari perasaan ini, perasaan suka atau kagum atau bahkan cinta dirimu yang selalu tampil anggun setiap saat membuat aku terombang-ambing di lautan tak tentu "Wahai KAU wanita berkerudung merah"


Ketika memandangmu seakan-akan aku mendapatkan vitamin, mendapatkan setitik semangat untuk beraktifitas, wajahmu seperti matahari yang menyinari seluruh makhluk hidup memberi harapan mereka untuk melaksanakan kehidupannya. Semua mataku tertuju padamu andai aku memiliki seribu mata, maka akan kutatap matamu dalam-dalam hanya untuk melihat pelangi yang indah itu tapi sayangnya aku tak sanggup melakukan itu. Mungkin aku sering berbicara di depan mahasiswa lain tapi aku seperti kaku bila berhadapan denganmu. Bila saja aku dapat melipat waktu maka ingin sekali bertemu dirimu lagi secepatnya di kampus biru, tapi apa daya aku tak bisa melakukan itu. Kita baru kenalan aku pun tidak mengetahui banyak hal tentang dirimu tapi dengan bergilirnya waktu, berdetaknya jam perlahan-lahan aku yakin aku akan bisa menatapmu lebih dalam untuk melihat pelangi di matamu.

WAHAI DIKAU WANITA BERKERUDUNG MERAH 

0 komentar:

Posting Komentar